HUKUM MEMBACA
TA’AWUDZ , BASMALLAH & SURAT
Assalamu’alaikum
wr. wb
Bismillahirrahmanirrahim
calonkiai.blogspot.co.id -- Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, sholawat serta salam kita sampaikan
kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, keluarganya, beserta sahabatnya, semoga
kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.
Pada Bagian kedua ini kita akan membahas Hukum dalam membaca Ta'awudz, Basmallah & Surat.
Sebagaimana
telah diketahui bahkan diajarkan oleh guru
kita bahwa sebelum membaca Al-Qur’an diharuskan membaca Ta’awudz dan Basmallah.
Hal ini beerlandaskan pada Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat
98.
فَاِذَا قَرَأْتَ
الْقُرْأَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
“apabila kamu membaca Al Quran hendaklah
kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.”
prakteknya
itu bisa dengan beberapa cara, yuk baca penjelasan singkatnya dibawah ini :
1.
قَطْعُ الْكاُلِّ (Qot’ul Kulli)
Artinya dipisahkan atau diwaqafkan semuanya. Waqaf itu
artinya berhenti.
Contoh :
أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الشيْطَانِ الرَّجِيْمِ – وقف – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ - وقف- قُلْ
هُوَ اللهُ اَحَدٌ
2.
وَصْلُ الْبَسْمَلَةِ بِالسُّوْرَةِ (Waslul Basmallah Bissurati)
Artinya menggabungkan atau mewashalkan bacaan Basmallah
dengan Bacaan suratnya. Washal itu bisa diartikan meneruskan bacaan.
Contoh :
أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الشيْطَانِ الرَّجِيْمِ – وقف – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ قُلْ هُوَ
اللهُ اَحَدٌ
3.
وَصْلُ الاِسْتِعَاذَةِ (Waslu isti'adah)
Artinya menggabungkan atau mewashalkan bacaan Ta’awudz
dengan Basmallah , kemudian berhenti pada akhir Basmallah.
Contoh :
أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ - وقف- قُلْ
هُوَ اللهُ اَحَدٌ
4.
وَصْلُ
الْجَمِيْعِ (Waslul
Jami’i)
Artinya diwashalkan semuanya. Bacaan Ta’awudz
Basmallah dan Suratnya disatukan.
Contoh :
أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الشيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ قُلْ هُوَ
اللهُ اَحَدٌ
Itulah penjelasan singkat mengenai Hukum dalam membaca Ta’awudz,
Basmallah dan Surat. Mudah-mudahan bermanfaat mohon maaf apabila banyak
kesalahan dan kekurangannya.
Kalau ada kritik, saran, masukan, ataupun pertanyaan
silahkan tulis di kolom komentar. Sekian
( Sumber : Buku Tajwidul Qur’an Karangan
Hj. Daliyah Mutiara - Pondok Pesantren Mifathul Huda Manonjaya – Tasikmalaya Jawabarat.)
Wallahul
Muwafiq Ilaa Aqwamittariq
Wassalamu’alaikum
wr.wb
( Baden Abdul Azis - Tanjung Benuang Pamenang Selatan Merangin Jambi )


